Smart Pricing Adsense: Pengertian & Cara Menghindari Smart Pricing

Penjelasan tentang apa itu smart pricing google adsense serta cara mengatasi nya.
Post ini sebetulnya bukan niche dari blog Syadiashare.com , namun karena sudah lama gak pernah nulis konten blogging, oke-lah saya ingin berbagi sesuatu seputar ‘ smart pricing google adsense ‘.
Mungkin banyak teman blogger yang bertanya ‘ kenapa penghasilan adsense saya kecil !!! meskipun jumlah klik & trafik luar biasa banyak-nya ‘.
Dulu saya ber-anggapan ‘ Traffik is Everything ‘ , tapi itu tidak sepenuhnya benar dan tidak pula sepenuhnya salah. Salah jika kita menggunakan untuk adsense namun konten tidak relevan, Benar jika di gunakan untuk bermain affiliasi yang mengandalkan Impression dan apalagi Pop Under. Namun keduanya akan tetap banyak salah jika traffik datang dari Indonesia. Memang ada apa dengan Indonesia ? baca dengan seksama setiap paragraf berikut ini.
Apa itu Smart Pricing ? perhatikan kalimat dibawah ini :
Smart Pricing ialah langkah yang dilakukan oleh Google untuk melindungi Advertiser dari pengeluaran biaya yang TIDAK MENGHASILKAN ROI (ROI= Return of Invesment). Mereka tidak mendapatkan apapun dari investasi biaya yang dikeluarkan oleh Advertiser, misalnya : barang laku, sign up, download, dll. Smart Pricing juga muncul karena desakan Advertiser menuntut ROI.
Traffik Indonesia ; dijamin 100% jika traffik anda berasal dari lokal, anda pasti kena Smart Pricing, 1 klik = $0.01 atau bahkan kurang MESKIPUN terkadang ada juga yang dapat lebih banyak.

Kenapa bisa terjadi; Target ROI Advertiser ialah kebanyakan US, Advertiser tidak akan mendapatkan apa – apa dari sini, WALAUPUN masih ada juga Advertiser lokal NAMUN jumlahnya juga masih sedikit, karena itulah Adsense for Content tidak tersedia untuk Bahasa Indonesia, meskipun kita bisa meng-akali dengan menambahkan kode supaya iklan bisa muncul dan menghilangkan Iklan Layanan Masyarakat.
Bagaimana Smart Pricing bekerja? Sistem mesin Adword-lah yang menghandel semua itu, Adword secara berkala melakukan crawling dengan cara ‘ menganalisa ‘ kata kunci yang di ketikkan di google pencarian dengan ‘ konten ‘ situs yang di kunjungi, jika dianggap tidak relevan dan tidak menghasilkan ROI secara otomatis langsung mengurangi biaya BPK (Biaya per Klik).
Faktor situs apa sajakah yang terjangkit gejala Smart Pricing:
  • Berbahasa lokal yang otomatis pengunjung lokal juga
  • Konten tidak relevan dengan iklan yang muncul
  • Dianggap tidak menghasilkan ROI
  • Niche yang luas dan tidak spesifik
  • dll
Faktor yang menetukan nilai klik iklan:
  • Harga iklan – HPK
  • Kualitas iklan
  • Kompetisi ruang iklan
  • Campaign iklan
  • Bidding BPK Advertiser
  • Fluktuasi pengiklan
  • Target visitor yang klik iklan
  • Konten yang relevan antara kata kunci search engine, landing dan visitor
  • Niche situs, misalnya topik ansuransi dan automotive tentu saja lebih mahal daripada gadget dan handphone
  • dll
Cara menghindari Smart Pricing :
  • Bahasa
  • Target visitor
  • Traffik
  • Keyword campaign
  • Konten yang relevan antara title – konten – keyword dan iklan
GOOGLE TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN APAPUN DARI BPK YANG DI HASILKAN OLEH SMART PRICING, 100% UNTUK PUBLISHER, HAL INI DIMAKSUDKAN UNTUK MEMICU MEMBUAT KONTEN YANG KAYA INFORMASI.
Itu saja dahulu, masih banyak yang belum saya tambahkan, tentu saja post ini akan saya edit jika teringat sesuatu.
Semoga manfaat.
DARI GOOGLE ke SAYA ;)
Kami telah melihat banyak pembicaraan baru-baru ini tentang fenomena yang biasa disebut sebagai harga pintar ‘. Ada beberapa kesalahpahaman di luar sana tentang hal ini, jadi kami ingin memberikan beberapa fakta tentang harga cerdas dan bagaimana memastikan Anda memaksimalkan pendapatan Anda.
1. Banyak faktor yang menentukan harga iklan
Lebih dari tingkat konversi yang masuk ke dalam menentukan harga sebuah iklan: tawaran pengiklan, kualitas iklan, iklan lain yang bersaing untuk ruang, awal atau akhir kampanye iklan, dan fluktuasi pemasang iklan lainnya.
2. Rasio klik per tayang tidak mempengaruhi kembali pengiklan atas investasi (ROI)
Persentase klik yang dikonversi untuk pengiklan adalah faktor yang paling penting dalam pengiklan ROI, sehingga tidak hanya mungkin, tetapi umum, untuk memiliki RKPT rendah dan tingkat konversi pengiklan tinggi. Ini juga mungkin memiliki RKPT yang tinggi dan tingkat konversi yang rendah. Jangan menghapus kode AdSense dari situs Anda hanya karena memiliki RKPT lebih rendah – mungkin menjadi salah satu situs terbaik Anda mengkonversi.
3. Google tidak menghasilkan uang dari ‘harga pintar’
Bahkan, kami membuat uang kurang, karena biaya bagi pengiklan berkurang dalam rangka memberikan ROI yang kuat. Pada akhirnya, hal ini menghasilkan pembayaran lebih tinggi untuk penerbit dengan menggambar sebuah kolam yang lebih besar dari pengiklan dan penerbit bermanfaat yang membuat situs berkualitas tinggi.
4. Ingat pepatah lama: “Konten adalah Raja”
Cara terbaik untuk memastikan Anda mendapatkan keuntungan dari AdSense adalah untuk membuat konten yang menarik bagi pengguna yang tertarik. Ini juga berarti mengemudi ditargetkan lalu lintas ke situs Anda – iklan tidak mendapatkan sebagai ROI banyak bila membayar untuk klik generik seperti yang mereka lakukan untuk klik berkualitas yang berasal dari minat pada konten Anda. Baik konten biasanya sama dengan pengalaman yang baik bagi pengguna ditambah pengiklan, yang dapat jauh lebih berharga daripada RKPT.
Perlu diingat bahwa seperti kebanyakan teknologi Google, sistem kami untuk menghitung harga pengiklan akan diperbaharui secara berkala. Kami terus-menerus meningkatkan produk iklan kami memperoleh manfaat baik penerbit dan pengiklan masyarakat; apa manfaat satu sisi akhirnya manfaat yang lain.

1 Komentar di Blogger
Silahkan Berkomentar Melalui Akun Facebook Anda
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda
  1. Bagus gan mantab jadi tambah ilmu.

    Salam http://editingseo.blogspot.com ane kena smarth pricing

    ReplyDelete